Anugerah Cinta....
Diposting oleh Baihaki Muslim pada Sen, 20/10/2014 09:52 WIB


Cinta, sebuah kata yang luar biasa maknanya. Ribuan tahun peradaban manusia telah mengenal dan menggunakan kata ini. Karena begitu bernilainya kata cinta, maka banyak diabadikan oleh para pujangga cinta sejak dulu dalam bait syair, puisi, tarian, lantunan lagu bahkan legenda masyarakat.

Allah swt adalah dzat yang memiliki cinta sesungguhnya. Diciptakannya alam semesta beserta isinya merupakan salah satu wujud cinta Sang Khalik kepada makhluk-Nya. Matahari senantiasa tetap dalam kecintaannya untuk menyinari bumi sejak dahulu hingga akhir masa, karena titah Sang Khalik yang mencintai Makhluk-Nya. Ia mencintai tanpa berharap kembali, cinta yang tak berkurang sedikitpun kadarnya. Begitupun air, udara, bumi dan sebagainya yang mematuhi akan titah dari pemilik cinta yang abadi ini.

Walaupun zaman senantiasa berganti dan bumi semakin tua, namun cinta tetap muda dan takkan pernah hilang. Ia akan senantiasa ada pada setiap zaman, serta meliputi seluruh makhluk. Cinta dimiliki dan dinikmati oleh setiap nafas. Cinta tak dapat direbut dan dilenyapkan dari setiap jiwa.

Dengan cinta, semangat yang luar biasa dapat terhimpun. Menjadikan kuat bagi yang lemah, menimbulkan keberanian bagi yang takut, membuat gembira bagi yang bersedih, menambah kecepatan bagi yang lambat.

Maka tak ada lagi kata lemah, tak ada kata takut lagi, tak ada kata sedih lagi dan tak ada kata lambat lagi bagi yang sedang terbuai dalam cinta.

Dengan cinta, pengorbananpun akan senantiasa dilakukan. Waktu, harta bahkan nyawapun akan dikorbankan untuk yang dicintainya. Ia tidak perduli rintangan yang akan dihadapinya, tak perduli mendaki gunung dan menyelami samudera, tak perduli hujan badai dan panas sahara. Demi cinta ia rela menjalaninya....... Yah........ Itulah CINTA..........

Ruang Tanya Jawab

T : Bagaimana Allah swt memberi arahan untuk cinta ini?
J : Secara umum ada 2, yaitu: 1. Cintailah sesuatu karena Allah dan bencilah sesuatu juga karena Allah; 2. Cintailah sesuatu dengan sewajarnya dan bencilah sesuatu dengan sewajarnya, karena bisa jadi yang saat ini kamu cintai akan kamu benci dan yang kamu benci akan kamu cintai.

Mohon maaf bila beberapa pertanyaan belum dapat ditayangkan, mengingat banyaknya pertanyaan yang diterima serta keterbatasan ruang .


Artikel ini sudah dibaca oleh : 3865 pengunjung



Whistle Blower System