Hadits Rasulullah Tentang Bekerja Keras
Diposting oleh Admin pada Sen, 25/02/2019 08:57 WIB


Setiap orang harus bekerja untuk mencukupi kehidupannya, baik untuk menghidupi keluarga ataupun memenuhi kebutuhan lainnya. Bekerja bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, yang terpenting adalah pekerjaan tersebut untuk mendapatkan rezeki yang halal dan tidak dilakukan atas keterpaksaan dan tidak diikuti dengan perbuatan maksiat kepada Allah. Banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan. Bekerja juga telah dianjurkan oleh Rasulullah yang juga merupakan seorang saudagar atau pedagang. Adapun Kumpulan Hadits Rasulullah tentang bekerja diantaranya:

1. Hadits riwayat Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah.

Dari Umar Radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Kalau kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, maka niscaya Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada burung; ia pergi pagi hari dalam keadaan perutnya kosong, lalu pulang pada sore hari dalam keadaan kenyang. [HR Tirmidzi, no. 2344; Ahmad (I/30); Ibnu Majah, no. 4164].

2. Hadits riwayat Ath-Thabrani.

Barangsiapa yang di waktu sore merasa capek (lelah) lantaran pekerjaan kedua tangannya (mencari nafkah) maka di saat itu diampuni dosa baginya.(HR. Thabrani).

Sesudah shalat Subuh maka janganlah kamu tidur sehingga kamu tidak lalau dalam mencari rezeki.(HR. Thabrani).

Bangunlah di pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.(HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar).

3. Hadits riwayat Abu Zar dan Al-Hakim:

Sesungguhnya Ruhul Qudus membisikkan bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itulah kamu harus bertakwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Jika datangnya rezeki itu terlambat maka jangan memburunya dengan bermaksiat karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan taat pada-Nya.

4. Hadits riwayat Bukhari

Tidak ada seseorang yang memakan satu makanan pun yang lebih baik dari makanan hasil usaha tangannya (bekerja) sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Daud as. memakan makanan dari hasil usahanya sendiri.

5. Hadits riwayat Ahmad

Sesungguhnya Allah menyukai hamba yang bekerja dan terampil. Siapa yang bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya maka ia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah.

6. Hadits riwayat Ad-Dailami:

Sesungguhnya Allah senang melihat hamba-Nya yang bersusah payah dalam mencari rezeki yang halal.

7. Hadits riwayat Al-Baihaqi:

Apabila telah dibukakan bagi seseorang pintu rezeki maka sebaiknya ia melestarikannya.

8. Hadits riwayat Muslim

Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engkau malas.

 

(Sumber : intu.id)


Artikel ini sudah dibaca oleh : 71 pengunjung



Member Area