Hadits Tentang Senyum
Diposting oleh Admin pada Rab, 24/04/2019 08:37 WIB


Allah SWT memberikan keutamaan yang besar bagi mereka yang suka tersenyum dan memasang wajah ceria kepada saudara dan sahabat sahabatnya. Ini adalah anugrah yang besar yang diberikan oleh Allah SWT. Hanya dengan tersenyum saja maka kita telah dianggap sedekah dan mendapatkan pahala ibadah dari Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW dalam berbagai hadits tentang tersenyum bahwa kita tidak boleh meremehkan amal kebaikan sekecil apapun meskipun hanya dengan tersenyum kepada saudaranya. Hal ini menjelaskan bahwa tersenyum memang termasuk ibadah dan amal sholeh. Berikut kumpulan hadits tentang senyum :

“Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah sedekah” (HR. Tirmidzi).

Dari Abu Dzarr ra dia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah, dan engkau menuangkan air dari embermu ke ember saudaramu juga sedekah.” (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Saw bersabda, “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria." (HR. Muslim).
Jabir bin Samurah ra berkata, ia menceritakan tentang kebiasaan Rasulullah Saw, “Beliau biasanya tidak berdiri dari tempat shalat di mana beliau shalat shubuh padanya kecuali setelah terbit matahari. Apabila matahari telah terbit barulah beliau berdiri. Sementara itu para sahabat bercakap-cakap membicarakan kejadian di masa jahiliyah, lalu mereka tertawa, sedangkan beliau hanya tersenyum.” (HR. Muslim).

”Suatu hari aku dan para sahabat berjalan bersama-sama Rasulullah s.a.w. Ketika itu baginda memakai selimut dari daerah Najran yang hujungnya agak kasar. Tiba-tiba baginda bertemu dengan seorang Badwi( Arab Pedusunan). Tanpa disangka, lelaki Badwi itu langsung menarik selimut Rasulullah s.a.w dengan kuat sehingga aku melihat kesan merah di bahu baginda. Lelaki Badwi itu dengan kasar berkata, “suruh orangmu memberi harta Allah kepadaku yang engkau simpan sekarang juga!” Kelakuan kasar dan sombong si Badwi tersebut membuatkan para sahabat sangat marah dan ingin mengajarnya. Namun Rasulullah melayan sikap kasar lelaki Badwi itu dengan senyuman dan berkata kepada kami dengan senyum manis pula, “berilah lelaki ini makanan apa sahaja yang dia mau. Kami lantas memberi si Badwi makanan yang dia pinta. Dan kami tidak jadi mengajar si Badwi kerana senyuman Rasulullah s.a.w.”  ( HR at-Tabrani no. 7695 ).

Itulah kumpulan hadits tentang senyum. Semoga dengan melihat penjelasan dari hadits Nabi Muhammad SAW di atas, kita lebih sering tersenyum di setiap kesempatan dan kepada sesama. Wallahu a'lam.

(Sumber : Penulis mokhammad zakky)
 


Artikel ini sudah dibaca oleh : 28 pengunjung



Member Area